Selasa, 05 Maret 2013

Geografi dengan Dimensi kerunganya merupakan ilmu yang sangat berharga dalam mengenali kondisi wilayah suatu negara. Analisis spatial mampu menjelaskan feneomena dan kejadian alam di muka bumi, baik fenomena fisik maupun fenomena sosial. Sehingga secara umum, geografi juga mampu memprediksi berbagai macam fenome alam dan sosial berdasarkan prediksi siklus dan periodisasi.
Geografi identik dengan keruangan (Spatial). Geografi berusaha mengkaji dan mengenali karakteristik permukaan bumi dengan berbagai fenomena yang terjadi di dalam, di permukaan, maupun di atas permukaan. Dengan mengenali geografi sebagai ilmu dan pengetahuan, maka permasalahan di permukaan bumi mungkin untuk dipecahkan.

Minggu, 19 Juni 2011

INOVASI INFORMASI DESA

Hambatan pembangunan di perdesaan salah satunya disebabkan oleh rendahnya akses informasi pengambil kebijakan terhadap fakta fisik dan sosial di perdesaan. Proses pencapaian data yang rendah, sebagai basis input perencanaan pembangunan di tingkat nasional hendaknya dapat dipahami secara serius oleh desa sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Bahkan desa, masih dipandang relevan sebagai akar pembangunan Indonesia yang sesungguhnya, mengingat prosentase penduduk Indonesia tinggal di perdesaan.
Infrastruktur pembangunan basis Informasi diduga kuat menjadi penyebab rendahnya proses input informasi ke kalangan publik. Sehingga seluruh potensi desa tidak dibaca oleh masyarakat luar. Simbol pembangunan di perdesaan diduga kuat tidak menghasilkan struktur pembangunan yang nyata.
Infrastruktur informasi
Dengan demikian, cakupan infrastruktur informasi yang dapat dijadikan pengembangan basis bagi masyarakat perdesaan antara lain: Informatin Tecnology (IT), basis data dan sumber daya.
Dalam membangun infrastruktur informasi hendaknya tidak diperlukan proses yang berbelit serta melibatkan banyak kalangan. Sumber daya manusia yang digunakan cukup menggunakan elemen masyarakat sadar desa, salah satunya adalah kelompok pelajar dan guru. Dengan demikian, untuk menjamin keberlangsung sistem informasi berjalan dan berkembang sesuai dengan yang direncanakan perlu dilakukan updating data.

INOVASI INFORMASI DESA

Hambatan pembangunan di perdesaan salah satunya disebabkan oleh rendahnya akses informasi pengambil kebijakan terhadap fakta fisik dan sosial di perdesaan. Proses pencapaian data yang rendah, sebagai basis input perencanaan pembangunan di tingkat nasional hendaknya dapat dipahami secara serius oleh desa sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Bahkan desa, masih dipandang relevan sebagai akar pembangunan Indonesia yang sesungguhnya, mengingat prosentase penduduk Indonesia tinggal di perdesaan.
Infrastruktur pembangunan basis Informasi diduga kuat menjadi penyebab rendahnya proses input informasi ke kalangan publik. Sehingga seluruh potensi desa tidak dibaca oleh masyarakat luar. Simbol pembangunan di perdesaan diduga kuat tidak menghasilkan struktur pembangunan yang nyata.
Infrastruktur informasi
Dengan demikian, cakupan infrastruktur informasi yang dapat dijadikan pengembangan basis bagi masyarakat perdesaan antara lain: Informatin Tecnology (IT), basis data dan sumber daya.
Dalam membangun infrastruktur informasi hendaknya tidak diperlukan proses yang berbelit serta melibatkan banyak kalangan. Sumber daya manusia yang digunakan cukup menggunakan elemen masyarakat sadar desa, salah satunya adalah kelompok pelajar dan guru. Dengan demikian, untuk menjamin keberlangsung sistem informasi berjalan dan berkembang sesuai dengan yang direncanakan perlu dilakukan updating data.

INOVASI INFORMASI DESA

Hambatan pembangunan di perdesaan salah satunya disebabkan oleh rendahnya akses informasi pengambil kebijakan terhadap fakta fisik dan sosial di perdesaan. Proses pencapaian data yang rendah, sebagai basis input perencanaan pembangunan di tingkat nasional hendaknya dapat dipahami secara serius oleh desa sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Bahkan desa, masih dipandang relevan sebagai akar pembangunan Indonesia yang sesungguhnya, mengingat prosentase penduduk Indonesia tinggal di perdesaan.
Infrastruktur pembangunan basis Informasi diduga kuat menjadi penyebab rendahnya proses input informasi ke kalangan publik. Sehingga seluruh potensi desa tidak dibaca oleh masyarakat luar. Simbol pembangunan di perdesaan diduga kuat tidak menghasilkan struktur pembangunan yang nyata.
Infrastruktur informasi
Dengan demikian, cakupan infrastruktur informasi yang dapat dijadikan pengembangan basis bagi masyarakat perdesaan antara lain: Informatin Tecnology (IT), basis data dan sumber daya.
Dalam membangun infrastruktur informasi hendaknya tidak diperlukan proses yang berbelit serta melibatkan banyak kalangan. Sumber daya manusia yang digunakan cukup menggunakan elemen masyarakat sadar desa, salah satunya adalah kelompok pelajar dan guru. Dengan demikian, untuk menjamin keberlangsung sistem informasi berjalan dan berkembang sesuai dengan yang direncanakan perlu dilakukan updating data.

Sabtu, 25 Desember 2010

PETA KABUPATEN KARANGANYAR


PETA AKUMULASI ALIRAN SUNGAI (INLET) DI KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH


PETA LERENG KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH