Langsung ke konten utama

SOAL MATA KULIAH EKT

SOAL
PERBAIKAN TUGAS

MATA KULIAH EVALUASI DAN KONSERVASI TANAH


ABSEN GANJIL
1. Mengapa Mata Kuliah Erosi dan Konservasi dinilai Penting dalam Pengetahuan Geografi?
2. Sejauh Mana Hubungan Mata Kuliah EKT dengan Erosi dan Konservasi?
3. Apa Hubungan Antara Erosi Konservasi dan Evaluasi Kemampuan Lahan dan Evaluasi Kesesuaian Lahan?
4. Apa Hubungan Antara Erosi Konservasi dengan Ilmu Hidrologi dan GeoHidrologi?

ABSEN GENAP
1. Apa Hubungan Erosi Konservasi Dengan Penggunaan Lahan?
2. Apa Hubungan Erosi Konservasi Dengan Prediksi Banjir?
3. Apa Yang dimaksud dengan Analisis Spatial Terhadap Hasil Kajian Erosi dan Perlunya Konservasi?
4. Apa pendekatan untuk mendeteksi erosi di daerah hulu hanya menggunakan TGS (Kadar Muatan Debu, Material dan Tingkat Kekeruhan)?

TUGAS INI UNTUK MEMPERBAIKI NILAI UTS DAN TUGAS YANG BELUM SEMPURNA.


Postingan populer dari blog ini

PERANAN GEOGRAFI DALAM PEMBANGUNAN

PERANAN GEOGRAFI DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTANoleh: Ahmad Munir, Departemen Geografi, FMIPA-UIDepok (Senin, 6/5/09) - Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dipandang sudah tidak relevan dalam perencanaan pembangunan, karena prinsip pendekatan pembangunan berkelanjutan tidak cukup hanya menggunakan pendekatan AMDAL. Geografi sebagai salah satu disiplin ilmu, yang memandang pembangunan dari berbagai sisi, atau menggunakan cara pandang yang holistik, turut berusaha mencari solusi permasalahan pembangunan. Secara umum, geografi mampu menjelaskan berbagai fenomena perbedaan yang terjadi antara satu tempat dengan tempat yang lain. Atau minimal, geografi memiliki sense of place yang lebih tinggi dibandingkan dengan disiplin ilmu lain. Jika disiplin ilmu lain selalu menjelaskan fenomena dengan menggunakan sistem thinking yang telah terjadi, maka geografi berusaha menjelaskan fenome secara aktual. Contoh kasus adalah pembangunan jalur busway di Jakarta, yang sesungguhnya dirancang oleh…

Geografi Regional Indonesia

Tentang Iklim di Indonesia
by: Ahmad Munir, Departmen of Geography, University of Indonesia

Struktur daratan Indonesia membentuk terbentuk dari struktur lipatan dan patan. Daerah lipatan menghasilkan bentukan seperti pegunungan dan pegunungan api. Sedang daerah patahan menghasilkan palung di laut dan sebagainya. Tiga bentukan yang paling tampak adalah dataran, kikisan dan endapan.
Dengan menggunakan pendekatan spatial, musim di Indonesia dikelompokkan menjadi tiga. Kalasifikasi pertama adalah regional A (Sumatera, Kalimantan, Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur serta pulau-pulau lain di sekitarnya). Rezim hujan di regional A adalah curah hujan yang tinggi pada bulan awal tahun dan bulan ahir tahun.
Geografi dengan Dimensi kerunganya merupakan ilmu yang sangat berharga dalam mengenali kondisi wilayah suatu negara. Analisis spatial mampu menjelaskan feneomena dan kejadian alam di muka bumi, baik fenomena fisik maupun fenomena sosial. Sehingga secara umum, geografi juga mampu memprediksi berbagai macam fenome alam dan sosial berdasarkan prediksi siklus dan periodisasi.